Ign. Slamet Rijadi: Dari Mengusir Kempeitai Sampai Menumpas RMS

Pengarang  : Julius Pour
Ukuran       :     15 x 23 cm
Tebal          :     296 halaman
Terbit         :     Juli 2008

Ign. Slamet Rijadi (1927-1950) adalah salah seorang di antara ribuan anak muda yang sejak detik pertama Proklamasi Kemerdekaan Indonesia secara sukarela terjun memenuhi panggilan revolusi. Sebagai bekas bintara Kaigun (Angkatan Laut Jepang) yang batal dikirim ke Tokyo karena Perang Pasifik berakhir lebih cepat, Slamet Rijadi kemudian tampil memimpin aksi penyerbuan ke markas Kempeitai (Polisi Rahasia Jepang) di Solo dan menjadi anak zaman.

Pertempuran demi pertempuran dilalui Slamet Rijadi, dari mengusir Jepang, melawan Inggris, Belanda, pemberontak Komunis, dan Darul Islam, hingga menumpas Republik Maluku Selatan. Dia gugur pada usia 23 tahun dengan pangkat Letnan Kolonel sebagai Komandan Operasi Maluku Selatan akibat tembakan seorang sniper di depan Fort Victoria, Ambon, Maluku.

Sebutan Pahlawan Nasional sekaligus anugerah Bintang Mahaputera Adipradana kepada Brigadir Jenderal (Anumerta) Ign. Slamet Rijadi disampaikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono awal November 2007 “untuk tindak kepahlawanan dalam perjuangan merebut, membela dan mempertahankan negara dan bangsa, sehingga bisa jadi teladan bagi seluruh masyarakat Indonesia.”

sumber: http://www.gramedia.com

NOTE: BELUM KOLEKSI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: