Ign. Slamet Rijadi: Dari Mengusir Kempeitai Sampai Menumpas RMS

Agustus 2, 2008

Pengarang  : Julius Pour
Ukuran       :     15 x 23 cm
Tebal          :     296 halaman
Terbit         :     Juli 2008

Ign. Slamet Rijadi (1927-1950) adalah salah seorang di antara ribuan anak muda yang sejak detik pertama Proklamasi Kemerdekaan Indonesia secara sukarela terjun memenuhi panggilan revolusi. Sebagai bekas bintara Kaigun (Angkatan Laut Jepang) yang batal dikirim ke Tokyo karena Perang Pasifik berakhir lebih cepat, Slamet Rijadi kemudian tampil memimpin aksi penyerbuan ke markas Kempeitai (Polisi Rahasia Jepang) di Solo dan menjadi anak zaman.

Pertempuran demi pertempuran dilalui Slamet Rijadi, dari mengusir Jepang, melawan Inggris, Belanda, pemberontak Komunis, dan Darul Islam, hingga menumpas Republik Maluku Selatan. Dia gugur pada usia 23 tahun dengan pangkat Letnan Kolonel sebagai Komandan Operasi Maluku Selatan akibat tembakan seorang sniper di depan Fort Victoria, Ambon, Maluku.

Sebutan Pahlawan Nasional sekaligus anugerah Bintang Mahaputera Adipradana kepada Brigadir Jenderal (Anumerta) Ign. Slamet Rijadi disampaikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono awal November 2007 “untuk tindak kepahlawanan dalam perjuangan merebut, membela dan mempertahankan negara dan bangsa, sehingga bisa jadi teladan bagi seluruh masyarakat Indonesia.”

sumber: www.gramedia.com

NOTE: BELUM KOLEKSI


Mien R. Uno: Menjadi Wanita Indonesia

Agustus 1, 2008

Pengarang  :Herry Gendut Janarto
Ukuran       :     15,5 x 24 cm
Tebal          :     280 halaman
Terbit         :     Januari 2000

Dari penampilannya Mien R.Uno adalah sesosok wanita yang modis, manis, necis. Dandanan serta penampilannya senantias pas, pantas, dan berkelas. Ada pula yang mengesaninya sebagai wanita yang tangkas cerdas. Ia juga pantas disebut sebagai pekerja keras. Itulah imej yang terpancar dari wanita yang identik dengan Sekolah Pengembangan Pribadi John Robert Powers ini. Seturut dengan bidang yang digelutinya ini, dalam hidup sehari-hari, Mien selalu menggenggam kesadaran akan arti pentingnya 3 B. Yaitu Behavior (perilaku), Brain(otak/kecerdasan), dan Beauty (kecantikan/kesehatan). Ketiga hal itu yang akan terus ia jaga dan pelihara.

sumber: www.gramedia.com

NOTE: BELUM KOLEKSI


Anne Avantie: Aku, Anugerah, dan Kebaya

Agustus 1, 2008

Pengarang: Alberthiene Endah

Ukuran   :     19 x 24 cm
Tebal      :     200 halaman
Terbit     :     Mei 2007

Apa makna hidup bagi Anda? Apa arti sukses untuk Anda? Bagi Anne Avantie, hidup adalah anugerah yang perlu diperjuangkan agar dapat menjadi saluran berkat bagi sesama apa pun bentuknya. Figur fesyen Indonesia ini adalah hasil pergumulan pemelajarannya semenjak kecil. Nyawa karyanya terajut oleh pengalaman hidup yang sarat dengan perjuangan dan air mata.

Ikon kebaya Indonesia ini tidak hanya mengungkapkan hidup dan karyanya dari sisi siluet, payet, dan brokat. Ziarah perenungannya tentang hidup dan profesi yang ia geluti merupakan kesaksian inspiratif yang akan membuka mata hati Anda. Alih-alih berbicara tentang wajah luar dunia fesyen yang serba glamor, ia ingin berbagi bahwa Anda pun mampu meretas kebuntuan hidup sebagaimana pernah ia alami.

“Tangan penuh bakat Anne Avantie telah berhasil membawa kebaya mengikuti zaman dengan luwesnya tanpa kehilangan jatidiri. Perjuangan dan kecintaan seorang Anne Avantie pada kebaya membuat karyanya jadi sangat bernyawa. Buku ini layak dimiliki oleh semua orang yang mengapresiasi seni dan budaya bangsa ini.”

“Anne Avantie memberikan jiwa dan cinta pada karya yang ia buat, tak heran bila kebayanya tidak saja cantik tapi menyemburkan aura yang begitu kuat.”
—Cornellia Agatha

Sebagai istri, ibu, dan perancang, Anne Avantie adalah wanita yang sederhana, religius, dan dermawan …”
—Vina Panduwinata

sumber: www.gramedia.com

NOTE: BELUM DIKOLEKSI